Berbagi pengalaman terkait pinjaman Bank Tunaiku Amar

<pre><pre>Tanggapan JD.id atas Pembaca Surat Ferdinal Chandra

Saya Lolita, pengguna Bank Tunaiku Amar. saya hanya ingin berbagi supaya orang tahu dan menghindari peminjaman di bank ini. Sebab, pertama: bunga yang diberikan sangat besar dan benar-benar menyesakkan. Kedua, denda keterlambatan pembayaran hanya Rp 150 ribu.

Ketiga, billing yang sangat kasar di luar SOP yang dikeluarkan BI dan OJK. Menelepon ke kantor dan menegur bos debitur, bahkan bisa dipecat dari kantor. Sekalipun debitur tidak ada di rumah, mereka juga menagih di rumah hampir setiap hari. Mereka bahkan bisa mendatangi RT atau tetangga untuk menjemput.

Keempat, saat kondisi debitur sulit dan sulit membayar, debitur menyampaikan keringanan dengan itikad baik untuk melunasinya. Namun, dari Amar Bank Boro-Boro memberikan bantuan, meski tagihannya sudah membengkak.

Hal ini juga saya rangkum dari debitur yang mengeluhkan bank Tunaiku Amar. Pastikan jika mendesak dan butuh dana, pilih saja pinjaman di sini. Jika tidak mendesak, lebih baik tidak. Karena saya sendiri adalah salah satu korban dan masih banyak lainnya.

Lolita Hermina
Jakarta Timur

Artikel ini dibuat oleh pengguna dan merupakan tanggung jawab penulis.

Artikel Berbagi Pengalaman Pinjaman Bank Tunaiku Amar ini ditulis oleh Lolita Sianturi dan pertama kali dimuat di Consumer Media.

Baca:  Apresiasi untuk Tim GoBiz / Go-Food, untuk Menangani dan Memberikan Solusi untuk Masalah Saya