Merasa Dipermainkan oleh Bank BRI Agro

<pre><pre>Tanggapan JD.id atas Pembaca Surat Ferdinal Chandra

Kepada manajemen Bank BRI Agro,

Saya merasa dipermainkan oleh pihak Bank BRI Agro, dimana saat akan mencairkan tabungan dan deposito ayah saya yang sudah meninggal, malah dipersulit dengan kelengkapan dokumen yang tidak jelas informasinya.

Langkah pertama adalah saat ibu saya mau mencairkan tabungan dan deposito ayah saya ke kantor cabang pembantu di Bekasi (lokasi dekat terminal Bekasi), ketemu dengan Ibu Kiki. Keterangan dari mereka adalah bahwa kelengkapan dokumen yang ibu saya bawa masih kurang, salah satunya kurang “akta notaris”.

Sudah dikonfirmasi berulang-kali apakah ada dokumen lain lagi, dijawab tidak ada hanya itu saja, dan nanti saat pencairan disuruh langsung ke kantor pusat Bank BRI Agro.

Langkah kedua, kemudian saya sekeluarga mengurus dokumen tersebut, akta notaris sekaligus juga dokumen akta kematian dari kecamatan.

Langkah ketiga, kemarin (hari Selasa, 09 Maret 2021) ketemu dengan Ibu Intan. Ibu saya mendatangi kantor pusat Bank BRI Agro dengan dokumen yang sudah sangat lengkap, di antaranya sudah ada akta notaris dan akta kematian dari kecamatan, beserta dokumen lainnya.

Respons dari bank Bank BRI Agro pusat? Masih ada lagi dokumen yang kurang! Kok bisa?? Alasan dari Ibu Intan adalah karena ada 1 syarat yang ada di balik kelengkapan dokumen, jadinya memang tidak kelihatan. Yaitu dokumen pengesahan dari Pengadilan Agama setempat.

Langkah keempat, per hari ini (hari Rabu, 10 Maret 2021) saya telepon ke pengaduan pelanggan Bank BRI Agro, dijawab oleh Ibu Tiffany pukul 09.15. Saya menanyakan apa saja sebenarnya dokumen yang perlu dilengkapi untuk pencairan deposito ayah saya tersebut.

Apa jawabnya? Saya diminta menghubungi kembali 1-2 jam lagi untuk hanya ingin mengetahui sebenarnya apa saja dokumen yang dibutuhkan!

Baca:  Pinjaman Kredit Sudah Dibayar lunas, namun masih dikenakan denda oleh Debt Collector di rumah

Sebagai tambahan, setiap saya kirim email pengaduan ke Bank BRI Agro selalu tertolak dan tidak terkirim. Bukankah seharusnya lembaga keuangan itu perlu memastikan sarana komunikasi customer sudah memadai?

Sungguh ini merupakan alasan yang terkesan dibuat-buat dan merupakan keteledoran dari Bank BRI Agro dalam hal ini untuk menyampaikan informasi yang jelas kepada customer-nya. Saya yakin setelah kami lengkapi dokumen “tambahan yang dibuat-buat” ini pun, akan ada kembali dokumen-dokumen lain yang harus diserahkan, tapi tidak diinformasikan ke kami.

Mengapa harus menyembunyikan informasi untuk sesuatu yang merupakan hak dari customer? Uang yang ada itu adalah merupakan uang kami sebagai customer, bukan uang kalian. Sebagai informasi, nama ayah saya adalah M. Rusmito, nomor buku tabungan: 0022-01-000297-30-6, nomor bilyet deposito berjangka-1: 078105, nomor bilyet deposito berjangka-2: 093752.

Saya tunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI Agro untuk menyelesaikan hal ini. Selanjutnya saya akan adukan hal ini ke pihak OJK dan pihak lain yang saya rasa dapat membantu untuk blow-up masalah ini.
Terima kasih.

M. Rusly Prasetyo (anak dari bapak M. Rusmito)
081616747**
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Artikel Merasa Dipermainkan oleh Bank BRI Agro ditulis oleh Rusly dan dimuat pertama kali di Media Konsumen.