MNC Sekarang Tidak Peduli Dengan Pelanggan

<pre><pre>MNC Sekarang Tidak Peduli Dengan Pelanggan

Saya adalah pelanggan MNC dengan nomor pelanggan 1000057545 untuk yang ke-3 kalinya saya ingin mengeluh tentang pelayanan dan kualitas MNC Play. Dalam keluhan ini, saya dapat mengatakan bahwa MNC telah bertindak terlalu jauh.

Kejadian dimulai pada tanggal 3 November 2020 sekitar pukul 14.00, tiba-tiba koneksi internet mati dan ternyata “Los” (lampu berkedip searah dengan peralatan ONT / router). Kalau “Los” seperti ini, berarti perlu segera ditangani oleh teknisi karena ini masalah teknis yang biasanya berkaitan dengan kabel putus. Saya menghubungi MNC Customer Care sekitar jam 14.30 dan akhirnya saya harus menunggu keesokan harinya sekitar jam 11.00 siang untuk sekedar memperbaiki dan ternyata benar ada kabel yang putus. Kalau dihitung-hitung berarti waktu itu hampir 24 jam kami tidak punya jaringan Wifi dan tidak bisa menonton TV.

Sekitar 2,5 hari kemudian setelah diperbaiki (Sabtu, sekitar pukul 13.45) – tidak ada yang menyentuh atau bahkan menyenggol kabel, “Los” terjadi lagi. Karena beberapa aktivitas saya tidak melihat router dan saya pikir itu hanya istirahat biasa yang saya harapkan untuk terhubung lagi dalam waktu sekitar 1 atau 2 jam. Saya terkejut setelah melihat router yang berkedip merah. Terakhir, saya baru bisa menghubungi MNC Customer Care sekitar pukul 14.45. Dari sisi CS dikatakan bisa diperbaiki dalam jangka waktu maksimal 2 × 24 jam.

Bayangkan saja, kita harus menunggu dari Sabtu (13.45 pkl) hingga Senin. Ini akhir pekan yang sangat-sangat menyebalkan bagi orang-orang seperti saya yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bermain game online misalnya dan juga anggota keluarga lainnya yang tidak bisa menonton acara TV favoritnya. Kalau hitung 2x 24 jam sejak lapor hari sabtu, mestinya teknisi datang minimal seperti Los dulu kan? (sekitar 10.30 – 11.00). Tapi tidak kali ini …

Saya akhirnya menelpon MNC Customer Care lagi (Senin 9 November 2020 sekitar jam 11.30 pagi), dan kali ini saya sangat marah dan membentaknya. Kalau tidak salah CS yang pertama bernama Krisda. Yang membuat saya semakin emosional adalah, setelah Bu Krisda marah, dia hanya bisa berkata "Ok pak, kami akan bantu eskalasi …" Apa maksudnya ini? Padahal hari sabtu kemarin saya sudah minta handlingnya diakselerasi, tapi setelah customer marah, dia hanya bilang dibantu ngebut dan itu pun setelah mendekati 2 × 24 jam seperti janji pertamanya. Akhirnya saya berikan ultimatum MNC seperti ini: "Kalau teknisi tidak datang dalam 1 jam saya minta gratis 2 bulan berlangganan."

Satu jam berlalu dan bahkan saya menambahkan 5 menit lagi, tidak ada satupun teknisi MNC yang datang. Kemudian saya berinisiatif menelepon kembali MNC Customer Care (12,35 pkl). Kali ini saya ditangani oleh seorang cs bernama Fani. Di sinilah saya menjadi sangat marah, bahkan jujur ​​saya memarahinya. Mengapa? Karena saya sangat kesal, saya meminta Fani untuk menghubungkan saya dengan manajer / personal penanggung jawab yang sedang bertugas atau memiliki kuasa untuk memberikan kompensasi. Tapi dia hanya bisa mengucapkan kata-kata yang diulang-ulang seperti robot dan tidak bisa menghubungkan saya dengan bos yang dimaksud. Ditambah dia akhirnya menjadwalkan teknisi untuk jam 5 sore. Bukankah ini menunjukkan bahwa MNC seperti mafia yang sama sekali tidak peduli dengan pelanggannya?

Baca:  Bukalapak akan Mengganti Dana untuk Korban Phishing di Bukalapak

Bayangkan saja, status kita yang benar-benar putus itu dianggap bukan hal penting / keadaan darurat – padahal sudah putus sejak Sabtu sore sekitar pukul 11 ​​malam. 14.00. Selain itu, kesan yang saya terima dari Fani seperti saya tidak serius dan mengira saya bercanda. Bahkan sebelum menjadwalkan kunjungan teknisi pada pukul 17.00, Fani mengatakan dengan enteng, jam kunjungan maksimal 19.00. Ini bisa diartikan bahwa dari awal cs bernama Fani ini tidak berinisiatif untuk menjadwalkan kunjungan teknisi dan seakan berkata "tunggu saja, maksimal jam 7 malam … kemudian saya juga datang sendiri ke teknisi tersebut. , Saya tidak tahu jam berapa … "hanya setelah saya dimarahi dan membentak jadwal kunjungan berkali-kali.

Akhirnya teknisi sampai pada jam 5 sore. dan saya mengajukan beberapa pertanyaan kepada mereka. Ada fakta yang mengejutkan. Pertama, pihak teknisi mengatakan baru menerima tiket pengaduan pada Minggu malam, padahal saya sudah menghubungi Customer Care pada hari Sabtu sekitar jam 15.00. dan diminta untuk mempercepat prosesnya. Fakta kedua, teknisi mengatakan bahwa sebenarnya masih ada service pada hari minggu, padahal menurut saya hari minggu service tersebut mati dan ternyata setelah saya telpon dua kali sambil marah-marah di siang hari – senin (9 November 2020) barulah berkunjung terjadwal. Artinya saya menganggap laporannya sangat lambat, sementara saya meminta bantuan untuk mempercepat prosesnya. Fakta ketiga, teknisi mengaku hanya sebagai vendor, bahkan mengaku belum pernah ke kantor cabang MNC, dan tidak tahu nama atasannya. Sepertinya MNC melakukan outsourcing. Ini semakin gila.

Intinya, MNC memiliki komunikasi yang sangat buruk baik dengan nasabah maupun cabangnya. Mereka bahkan tega membiarkan pelanggannya keluar karena “Los” sehingga tidak bisa menikmati acara TV maupun internet. Kali ini saya ingin menyampaikan bahwa sebaiknya pembaca berpikir untuk pindah ke MNC, saran saya lebih baik jangan. Tidak diragukan lagi mereka benar-benar bertingkah seperti Mafia. Saya tidak pernah mengalami hal buruk ini sama sekali saat menggunakan ISP lain. Benar-benar cuek dan tidak bertanggung jawab sama sekali, yang diinginkan pelanggan hanyalah uang pelanggan dan tidak ingin meningkatkan kualitas. Pembaca saya menyarankan untuk berhati-hati dengan MNC.

Ini adalah tuntutan saya kepada MNC:

  1. Saya meminta kompensasi berupa gratis berlangganan selama 2 bulan
  2. Saya minta cs like Fani tidak ada lagi, saya minta dipotong gajinya dengan cara membebankan biaya langganan 1 bulan saya ke orang yang bersangkutan. Saya tidak ingin mendengar CS MNC seperti robot lagi.
  3. Kedepannya, MNC harus bisa mengutamakan penanganan masalah pelanggan dan tidak suka bermain-main dengan pelanggan, terutama pelanggan lama.

NB: Alasan saya menanyakan Fani seperti di atas adalah untuk memberi pelajaran kepada cs lain agar tidak memperlakukan customer dengan sembarangan dan tidak sopan.

Michael Octavianus
Malang, Jawa Timur

Artikel ini dibuat oleh pengguna dan merupakan tanggung jawab penulis.

Artikel MNC Sekarang Tidak Peduli dengan Pelanggan sama sekali ditulis oleh Mike dan pertama kali diterbitkan di Consumer Media.